Budaya Mencuci Tangan di RSUD dr. Achmad Diponegoro

By on

Putussibau. Cuci tangan merupakan budaya Rumah Sakit Umum Daerah dr. Achmad Diponegoro Putussibau yang merupakan program pengendalian infeksi. Karena itu di RSUD, setiap tamu, pasien ataupun petugas digalakkan untuk mencuci tangan.
Guna menghindari penyebaran penyakit ke diri sendiri maupun orang lain. Karena 98 persen penyebaran kuman di tubuh bersumber dari tangan.

Para petugas medis begitu bersemangat dalam menanamkan budaya cuci tangan, hal ini juga diterapkan ketika Bupati Kapuas Hulu AM Nasir S.H., melaksanakan kegiatan anjangsana, Kamis (4/7), ke Rumah Sakit Umum Daerah dr. Achmad Diponegoro, dalam rangka Hari Jadi Kota Putussibau ke 124. Sebelum memasuki kamar pasien rawat inap, rombongan kegiatan anjangsana ini diarahkan petugas medis untuk mencuci tangan terlebih dahulu.

Bupati mengatakan, anjangsana merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahunnya. Guna melihat kondisi pasien yang ada di rumah sakit. Dalam kunjungannya, Bupati membagikan bingkisan kepada pasien yang sedang dirawat.

Bupati menambahkan, dalam menangani berbagai kasus penyakit, contohnya pasien yang DBD, perlu adanya langkah-langkah dari instansi terkait, selain pengobatan, dan upaya pencegahan. Penanganan ini tidak hanya sebentar, namun dalam jangka panjang.

Selain melaksanakan kegiatan anjangsana, Bupati juga menyampaikan ada beberapa kegiatan lain dalam memperingati Hari Jadi kota Putussibau dan puncak kegiatan pada tanggal 8 Juni 2019. (Nurhijria).

About KIP