Tentang KIM

Kelompok Informasi Masyarakat atau biasa disingkat dengan KIM, merupakan sebuah kelompok yang dibentuk oleh, dari dan untuk masyarakat dimana aktifitas kegiatan kelompok ini terkait dengan pengelolaan informasi. Kelompok Informasi Masyarakat idealnya dapat dibentuk dengan jumlah anggota minimal 3 (tiga) orang dan maksimal 8 (delapan) orang. Untuk memberikan legalitas KIM sebagai sebuah kelompok masyarakat resmi, maka KIM dibentuk dan disahkan melalui keputusan Kepala desa dan/atau Keputusan Camat / Diskominfo Statistik Kabupaten Kapuas Hulu.

Adapun aktifitas KIM idealnya melaksanakan hal-hal sebagai berikut : ADINDA (Akses, Diskusi, Implementasi, Networking, Desiminasi dan Aspirasi), berikut penjelasan terkait ADINDA :

1.AKSES

Kelompok KIM memiliki aktifitas mencari informasi  (akses) dari berbagai sumber, baik dari media cetak, elektronik maupun informasi yang bersumber dari pemerintah daerah/nasional.

2. DISKUSI

Informasi yang telah diperoleh oleh anggota KIM, idealnya di diskusikan kembali bersama anggota maupun masyarakat lain terkait dengan kemanfaatan informasi tersebut bagi kelompok ataupun masyarakat.

3. IMPLEMENTASI

Informasi yang telah di diskusikan oleh anggota KIM ataupun masyarakat hendaknya diimplemetasikan untuk memberikan manfaat/peningkatan produktifitas bagi masyarakat. contoh : pada sebuah desa, dimana dominasi masyarakatnya bermata pencaharian sebagai petani, maka KIM dapat mengakses informasi terkait dengan hal hal yang dapat memberikan peningkatan produktifitas pertanian ataupun akses penjualan hasil pertanian. Melalui informasi yang telah diolah dan didiskusikan tadi, maka masyarakat dan kelompok dapat mengimplementasikan infomrasi tersebut agar memberikan nilai tambah bagi masyarakat diwilayah desanya.

4. NETWORKING

KIM juga harus memiliki jaringan informasi dengan berbagai pihak, salah satunya adalah Dinas Komunikasi Informatika Statistik Kabupaten Kapuas Hulu sebagai OPD yang menangani pengelolaan informasi dan pemberdayaan masyarakat dibidang informasi. Untuk networking KIM sendiri, telah banyak media social khusus KIM baik dalam skala lokal maupun nasional.

5. DISEMINASI

Salah satu aktifitas KIM selanjutnya adalah diseminasi, yang berarti bahwa KIM memiliki peran untuk mencerdaskan masyarakat dilingkungannya dengan berbagai literasi media. Terkait dengan KIM sebagai mitra pemerintah, maka KIM memiliki kewajiban untuk mendiseminasikan pula program program pemerintah daerah ataupun pemerintah pusat kepada masyarakat, agar arah pembangunan secara umum akan berjalan dengan baik karena telah diketahui dan dipahami oleh seluruh masyarakat melalui diseminasi yang dilakukan oleh KIM.

6.ASPIRASI

Aktifitas aspirasi merupakan peran KIM dalam menyampaikan informasi kebutuhan masyarakat kepada pengambil kebijakan agar apa yang menjadi kebutuhan masyarakat diwilayahnya dapat terakomodir oleh pemerintah daerah.

To Top